Daftar Lengkap Jenis-jenis Eskalator, Ini Bedanya Dengan Travelator

Konten [Tampil]
Jenis jenis eskalator


Eskalator adalah alat untuk memindahkan orang atau barang dengan susunan menyerupai anak tangga atau undak-undakan yang diberi mesin sehingga bisa bergerak. Alat yang satu ini banyak kita temukan di gedung bertingkat sebagai sarana mobilisasi. Namun tahukah Anda kalau sebenarnya ada berbagai jenis-jenis Eskalator yang Perlu kita ketahui. Dalam dunia K3, pengawasan Eskalator adalah hal yang penting agar penggunaannya memberikan aspek keselamatan.


Jenis-jenis Eskalator 


Berdasarkan bentuknya, eskalator dibedakan menjadi dua yaitu eskalator konvensional dan travelator. Keduanya memiliki perbedaan dan juga persamaan. Berikut perbedaan keduanya.


Perbedaan Travelator dan Eskalator


Eskalator Konvensional adalah tangga yang diberi mesin untuk melaju ke tempat yang lebih rendah atau lebih tinggi dengan sudut kemiringan tertentu menggunakan mesin. Eskalator sendiri pertama kali ditemukan di awal abad 20. Tujuannya adalah untuk memenuhi harapan manusia dalam mengangkut dalam jumlah banyak secara berkesinambungan / terus menerus.


Travelator adalah alat mobilisasi yang berupa sistem gerak moving walks secara horisontal dengan menggunakan mesin. Travelator sendiri baru diperkenalkan pada tahun 1950. Jenis-jenis eskalator yang satu ini memiliki kemiringan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan eskalator. Hal ini karena travelator digunakan pada bidang yang mendatar.


Jika disimpulkan maka perbedaan antara jenis-jenis eskalator (eskalator konvensional dan travelator) adalah


Penggunaan eskalator dikhususkan untuk transportasi orang dan juga barang bawaan yang dibawa dengan dijinjing (bukan diletakkan di lantai berjalan)

Penggunaan travelator sendiri dikhususkan untuk membawa barang yang ditempatkan di troley, atau membawa barang yang bersentuhan langsung dengan lantai berjalan.

Dari sudut kemiringan, travelator jauh lebih mendatar yaitu dengan sudut kemiringan landai sekitar 50%


Persamaan Eskalator dan Travelator


Kedua jenis eskalator ini memiliki persamaan, baik eskalator maupun travelator adalah sistem transportasi vertikal yang berbentuk konveyor dan digerakkan oleh mesin. Keduanya memiliki landasan yang bisa mengangkut barang atau orang ke tempat yang memiliki ketinggian berbeda. Keduanya digerakan oleh rantai dan rail dengan mesin motor.


Eskalator konvensional memiliki panjang yang jauh lebih pendek dibandingkan travelator. Jenis jenis eskalator ini banyak ditemukan di pusat perbelanjaan, bandara, sistem transit, hotel, maupun fasilitas umum lainnya yang merupakan konstruksi vertikal.


Jenis-jenis Eskalator Berdasarkan Jalurnya


Eskalator juga dibedakan berdasarkan jalurnya. Jenis eskalator ada dua yaitu jalur tunggal dan ganda. Eskalator jalur tunggal adalah eskalator yang digunakan untuk satu orang berdiri. Karena itulah eskalator ini memiliki lebar yang kecil yaitu 60-81 cm. Sementara itu eskalator jalur ganda adalah jenis yang digunakan dengan jalur dua orang berdiri secara bersamaan dengan satu anak tangga. Lebar eskalator jenis ini adalah 100-120 cm.


Sudut elevasi maksimal yang bisa diterima adalah 35° dengan ketinggian maksimal 20 Meter. Sementara itu, bagian ramp yang berjalan memiliki sudut elevasi 15°. Kecepatan naik eskalator antara 0,60 sampai dengan 1,33 m/s.


Berdasarkan daya angkutnya, eskalator tunggal dan ganda dibedakan sesuai dengan kapasitas tampungnya.


1. Eskalator tunggal dengan kecepatan 0,45 m/s bisa mengangkut jumlah sebanyak 170 orang

2. Eskalator tunggal dengan kecepatan 0,60 m/s bisa mengangkut 225 orang 

3. Eskalator ganda dengan kecepatan 0,25 m/s bisa mengangkut 340 orang

4. Eskalator ganda dengan kecepatan 0,60 m/s bisa mengangkut 450 orang


Manfaat Pemasangan Eskalator


Dibandingkan dengan alat angkat angkut lain, eskalator memiliki keunggulan. Beberapa keunggulannya diantara lain :


1. Memiliki kapasitas angkut yang banyak

2. Tidak memerlukan waktu tunggu layaknya elevator

3. Sustainable dan minim pengoperasian 

4. Dari segi estetika, bisa memberikan pengalaman lebih pada orang dalam melihat sekelilingnya.

5. Penggunaannya bisa ditempatkan di ruangan terbuka

6. Melancarkan mobilisasi

7. Tidak menimbulkan kelelahan


Nah itu dia beberapa jenis-jenis eskalator yang Perlu Anda ketahui. Apabila Anda hendak membuat alat angkut otomatis dan bingung memutuskan maka perhatikan hal-hal berikut ini.


Sudut kemiringan, tentukan apakah lantai memiliki sudut lebih dari 15° atau tidak, jika iya sebaiknya pilih eskalator

Tinggi antar lantai, baik eskalator maupun elevator memiliki standarnya masing-masing.

Sistem operasi.


Semoga penjelasan jenis-jenis eskalator tadi bermanfaat. Salam Safety.


1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama