Apa Itu HIRADC? Ini Bedanya dengan JSA

Konten [Tampil]

 

Kali ini kami akan menjawab rasa penasaran banyak orang khususnya yang baru masuk dunia K3LH tentang apa itu HIRADC. Banyak orang yang salah bahwa menganggap HIRADC ini sama dengan JSA. Akan tetapi sebenarnya keduanya sangat berbeda. Nah apa saja perbedaannya?


Apa itu HIRADC



Pengertian HIRADC 


HIRADC adalah singkatan dari Hazard Indentification and Risk Assesment Determining Control. Definisi dari HIRADC adalah metode penilaian risiko dari suatu pekerjaan yang ada di suatu perusahaan sehingga bisa memperoleh gambaran prioritas pekerjaan mana dulu yang harus kita kendalikan bahayanya. Hal ini bersinggungan dengan pembiayaan, yang mana biaya untuk K3 dalam suatu perusahaan biasanya terbatas. Oleh karena itu, sebagai ahli K3 kita harus tahu mana yang harus jadi prioritas yang mana biasanya memiliki risiko tertinggi.


Memahami apa itu HIRADC sebenarnya hampir mirip dengan JSA. Adapun JSA adalah Job Safety Analysis. Definisi dari JSA adalah metode yang digunakan untuk mendeskripsikan bahaya dan risiko dari suatu pekerjaan yang diberi penjelasan secara mendetail step per step pekerjaannya. Akan tetapi, dalam JSA kita tidak menemukan perhitungan nilai risikonya.


JSA sering dipakai untuk mengetahui dan memberitahu pada pekerja dan karyawan terkait dari bahaya setiap langkah pekerjaan. Persamaan dengan HIRADC adalah pada kolom penulisan per langkah pekerjaan yang ada bahaya dan risikonya. Akan tetapi, di HIRADC terdapat kolom perhitungan dari tingkat kepasrahan dan nilai risikonya.


Tujuan HIRADC dan JSA


Memahami pertanyaan apa itu HIRADC, kita harus tahu tujuan masing-masing istilah ini. Untuk JSA sendiri bertujuan untuk memberikan gambaran bahaya dari risiko langkah per langkah dari suatu pekerjaan. HIRADC bertujuan untuk menilai risiko dari semua pekerjaan yang ada. 


Jantung dari ilmu K3 adalah pengidentifikasian bahaya. Oleh karena itu, baik JSA dan HIRADC adalah poin yang harus diketahui oleh seorang ahli K3 di suatu perusahaan. Baik HIRADC maupun JSA perlu dievaluasi dan dibuat perbaikan secara berkala. Mengapa? Karena bisa saja ada faktor penilaian yanh sudah tidak relevan dengan kondisi pekerjaan. Oleh karena itu, HIRADC dan JSA harus selalu direvisi untuk perbaikan.


Penerapan yang maksimal dari JSA dan HIRADC ini bisa diprint lalu dipajang pada setiap titik pekerjaan yang relevan dengan bahaya. Dengan begitu, pekerja dan karyawan bisa memahami apa yang ditulis pada form JSA HIRADC sehingga mereka tahu kondisi bahayanya. Dengan begitu, kecelakaan kerja bisa dicegah sedini mungkin.


Orang yang Bertugas Menyusun HIRADC 


Menyambung pertanyaan apa itu HIRADC, mungkin ada pertanyaan lain terkait dengan hal ini. Siapa orang yang menyusun HIRADC/ JSA? Banyak orang yang salah bahwa pengurusan HIRADC dan JSA dilakukan oleh ahli K3 tapi itu salah. 


HIRADC dan JSA disusun oleh ahli K3,  Engineer, Logistik dan bagian teknik atau produksi. Dengan begitu tidak hanya dilakukan oleh ahli K3 saja. Mereka yang menyusun HIRADC harus duduk berdampingan lalu berdiskusi secara mendalam tentang banyaknya proses pekerjaan yang produksi. 


HIRADC adalah perwujudan dari PP No 50 Tahun 2012 tentang SMK3. HIRADC terfokuskan pada aspek perencanaan yang mana perusahaan harus mengidentifikasi bahaya, menilai risiko serta menentukan pengendalian bahaya. HIRADC sendiri adalah persyaratan dari OHSAS 18001. 


Perbedaan JSA dan Hiradc dari Definisi


Sebelum membahas lebih jauh tentang kedua apa perbedaan mendasar dan kegunaannya kita harus tahu dulu definisi masing masing biar ngak bingung dan semakin kesasar. 


JSA singkatan dari Job Safety Analysis (Analisis Keselamatan Pekerjaan) atau ditempat lain bisa disebut Job Handling Analysis, Job Safety an Enviroment Analysis, Job Hazard Breakdown, Job or Task Risk Assessment ; suatu dokumen yang memberikan pedoman dalam mengidentifikasi secara jelas bahaya-bahaya dan insiden potensial berkaitan dengan setiap langkah tugas/pekerjaan, dan mengembangkan solusi untuk menghilangkan, mengurangi dan mengontrol bahaya/risiko dan insiden. 


HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment & Determining Control) merupakan proses mengidentifikasi bahaya yang dapat terjadi dalam aktifitas rutin ataupun non rutin dalam perusahaan, untuk selanjutnya dilakukan penilaian risiko dari bahaya tersebut. 

 

Dari define diatas pun sebetunya sudah jelas apa itu JSA dan apa Itu HIRADC dan tahu perbedaannya salah satunya adalah antara lain : 


JSA 

Yang dinilai adalah langkah langkah setiap pekerjaan yang akan dilakukan dari mulai sampai selesai 

Penilaian disini adalah “Person” atau orangnya 

Langkah untuk pengendaliannya sifatnya ke personal tersebut (yang melakukan Pekerjaan) 

Karena pengendalian lebih ke personalnya makan rata rata JSA fokusnya pengendalian bahaya lebih ke APD dan alat keselamatan. 

Titik permasalahan atau fokus pada JSA adalah untuk mengurangi dampak dari Unsafe Act 



HIRADC 

Yang dinilai adalah Bahaya atau Risk dari suatu pekerjaan 

Faktor yang dinilai adalah kekerapannya (probability) dan Dampak dari bahaya tersebut (consequence/severity) 

Yang dinilai untuk diturunkan bukan ke personalnya tapi lebih ke bahaya yang ditimbulkan sampai batas yang bisa diterima oleh perusahaan tersebut 

Metode pengendalian lebih menyeluruh termasuk Hirarki control, Mitigasi, prosedur kerja, 



Dari uraian diatas sudah bisa memberi gambaran tentang apa itu JSA dan apa itu Hiradc, dalam JSA Kunci Utama adalah pembuatan Task Analisis atau membuat langkah langkah kerjanya dulu mulai dari persiapan sampai dengan selesai selesai di analisa setiap langkah pekerjaan potensi bahaya yang timbul apa terhadap pekerja dan apa tindakan pencegahannya supaya tidak terjadi setelah. 


Jadi jangan langsung dikomunikasikan dulu ke pekerja namun harus di check kembali apakah semua langkah pengendaliannya sudah benar benar di siapkan dengan baik dan sudah sesuai dengan kondisi lapangan yang ada baru setelah itu di komunikasikan dan dilakukan pekerjaan. 


Jadi suatu JSA akan sangat berbeda walau sama jenis pekerjaanya contoh JSA pemasangan lampu di workshop belum tentu semua sama di setiap area pekerjaan karena potensi yang ada di lapangan tentu tidak sama belum tentu di semua workshop areanya bebas rintangan tentu ada yang banyak material atau mesin mesin atau mungkin juga area workhopnya banyak tempat kosongnya berbeda kan walau sama jenis pekerjaannya. 


Makanya kadang miris sekali kalau ada yang minta contoh atau copy paste JSA dari tempat lain yang sama jenis pekerjaanya bukankah bahaya yang ditimbulkan berbeda? Belum tentu langkah pekerjaan di perusahaan A (misalnya) ada di perusahaan B dan belum tentu juga bahaya yang ada sama. 


Perbedaan JSA dan HIRADC dari Penekanan


Penekanan JSA Adalah untuk menganalisa setiap langkah kerja , keefektifan dari sebuah JSA adalah pada penentuan dari langkah kerja tersebut JIKA kita salah dalam menentukan atau ada yang kurang dalam membuat langkah kerja maka akan beresiko terhadap kegagalan JSA ketika diterapkan dilapangan. 


Documen JSA tidak akan membuat KITA selamat dari kecelakaan kerja tapi pelaksanan dan control selama proses pekerjaan tersebut yang menentukan KITA selamat. 


Ngomong tentang Hiradc yang dibahas lebih luas lagi karena kita menilai kekerapan dari bahaya tersebut terjadi kemudian dampaknya bagaimana setelah itu baru diturunkan atau dikendalikan sampai batas yang diterima oleh suatu perusahaan tersebut Ingat Bahaya atau Risk tidak akan bisa di HILANGKAN hanya bisa diturunkan atau dikendalikan. 


Batas penerimaan ini (acceptable RISK) juga berbeda beda tergantung dari perusahaan masiang masing kebijaksanaanya bgmn apakah sudah mau menerima resiko yang sudah dikendalikan ataukan masih butuh lebih mendalam lagi untuk pengendaliannya. Tugas SO tentunya untuk mencari pengendalian yang effektif sesuai yang dikehendaki oleh perusahaan. 


Perbedaan HIRADC dan JSA dari Sifatnya


Dari sifatnya juga begitu kalau HIRADC itu sifatnya Living Documen artinya dokumen yang dinamis yang di edit atau revisi setiap saat misalnya karena ada perubahan regulasi atau peraturan, ada tindakan pencegahan yang lebih effektif.


Sedangkan JSA sifatnya hanya “untuk satu pekerjaan” setelah itu selesai. Kalu ada kelanjutan dari pekerjaan selama tidak ada perubahan langkah kerja tidak akan diperbaharui. 


Dalam HIRADC yang perlu dipahami adalah perbedaan antara Hazard (bahaya) dengan Risk (resiko) karena dua komponen itu yang akan “diotak atik” Hazard atau Bahaya dalam definisinya adalah “ A thing or a condition that may expose a person to a risk or occupational disease atau bisa juga Something that the potential to cause harm to people, property or the environment 


Atau kalau dibahasakan ke bahasa yang lebih sederhana Sebuah kondisi yang dapat menyebabkan seseorang terkena risiko atau penyakit akibat kerja ATAU Sesuatu yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi orang, properti atau lingkungan.


 Sedangkan Risk (resiko) adalah A chance of injury or occupational disease atau bisa juga The chance or probability of that hazard causing harm or damage to people, property or the environment. Sebuah kemungkinan cedera atau penyakit akibat kerja 


ATAU Peluang atau probabilitas bahaya yang menyebabkan kerugian atau kerusakan orang, properti atau lingkungan.


Ilustrasi sederhana begini sebuah tangga untuk bekerja Adalah Alat yang BERBAHAYA untuk suatu pekerjaan di ketinggian RESIKO dari tangga tersebut adalah Jatuh dari ketinggian. Nah dari sini bisa jelaskan perbedaan di keduanya? Ingat HIRADC yang dipelajari Seberapa besar kemungkinan terjadi (probability) dan seberapa sering atau seberapa besar dampak yang ditimbulkan (Frekuensi) Identifikasi bahaya disini mencakup dari kegiatan rutin, non rutin, kegiatan seluruh personal, fasilitas di tempat kerja. 


Perbedaan JSA dan HIRADC dari Penekanan Pengendalian


Kalau dalam JSA diatas penekanan dalam pengendaliannya di Unsafe Act atau personalnya di HIRADC pengendalian resiko disini adalah dengan Hirarki Kontrol, peraturan dan persyaratan k3, Katagori resiko (resiko rendah, sedang atau tinggi. 


Dalam penentuan pengendalian pun juga perlu diperhatikan bagaimana hal tersebut terjadi, dimana, berapa banyak , berapa lama dll. Pertanyaannya Bagaimana kita memanajemen suatu Resiko? Salah satunya adalah membatasi dampak yang ditimbulkan atau menguraingnya caranya bagaimana? Kita bisa dengan cara menghitung dari resiko tersebut (dalam bentuk angka) atau yang biasa disebut Quantitative atau Qualitative yang berdasarkan dari pengalaman, pendapat, atau dari sebuah penelitian. Ingat RESIKO tidak mungkin bisa dihilangkan kita hanya bisa menurunkan atau menguranginya sampai batas level yang dikehendaki (Acceptable risk) Semoga penjelasan di atas bisa sedikit membuka wawasan kita tentang perbedaan JSA dan HIRADC. 


Perbedaan Penggunaan JSA dan HIRADC


HIRADC adalah metode dalam pengendalian BAHAYA sedangkan JSA adalah TOOLS UNTUK MENGENDALIKAN BAHAYA saya kasih ilustrasi biar lebih gampang. Misalnya kita Pergi dari kota A ke Kota B nah dari disepakati lbh cepat dan efisien memakai kendaraan kecil (metode) nah dari sini kita memakai kendaraan kecil terserah mau pakai inova, strada, ertiga, kijang, atau kombinasi keduanya. Nah kalau di pembahasaan kita hiradc adalah metode untuk pengendalian bahaya toolsnya bisa memakai JSA, WHAT IF, HAZOP, HACID, IK, DLL 

 

Serta HIRADC sendiri merupakan tools berupa dokumen untuk mendukung adanya Risk Management. Dari HIRADC itulah semua langkah2 pengendalian ditentukan sesuai dengan bahaya risiko dari setiap aktifitas detail yg dilakukan. Termasuk didalamnya adalah tinjauan adanya existing control. 

 

Nah itu dia penjelasan mengenai apa itu HIRADC. Sekarang pasti lebih paham kan tentang HIRADC dan JSA. Jangan sampai salah lagi ya Safetyzen!


1 Komentar

  1. Tambah mumet mutar2 gak ada contoh pemakaian hiradc vs jsa

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama